ADA YANG MEMERHATI

Tuesday, 24 December 2013

karangan ke enam puluh dua - Tuhan...Tolong Dengar

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG

Dalam tangisan ini aku menulis sebuah sentuhan rasa...bagaikan luka ini tak tertanggung lagi...pernah jua aku terfikir...mengapa tuhan memaksa aku untuk menerima dan memilih jalan yang penuh luka ini...pernahkah tuhan tahu betapa aku meratapi sebuah kesakitan dan kesengsaraan...tangisan ini tak bererti lagi...tiada siapa memahami...tiada siapa yang mengerti...kala aku menangis sendiri pernahkah tuhan memujuk hati ini...membalut hati ini...pernahkah tuhan meletakkan rasa kasihan pada aku yang telah menanggung beribu2 luka...di manakah letaknya nilai pengasih dan penyayang...di manakah letaknya kasihan dan kasih...dalam hidup ini telah aku melakukan semuanya yang terbaik untuk mereka..dan mereka...tapi mengapa tuhan menghukum aku sebegini...meletakkan sebuah luka yang sangat panjang sehinggakan aku sendiri lemas dengan semua yang ada...di akhirnya aku dapat rasakan air mata tak pernah bererti lagi...

Mungkin jalan yang aku pilih ini menyakitkan...meletakkan satu kepercayaan dan kesetiaan dalam hidup...meletakkan harapan itu merupakan luka yang paling parah...sangat menyakitkan...dan adakalanya luka itu sangat menyeksakan...telah puas aku makan hati...merenung ke langit mengharapkan simpati tuhan...dalam sujudku...dalam jagaku...dalam celikku...dalam pejamku...tp tuhan mendengarkah??  melalui hari2 yang menyakitkan ini sangat menyeksakan...sungguh2 sakit...aku bagaikan tak sanggup melangkah untuk selangkah saja lagi...tuhan dengarlah...dengar pinta hambamu ini...aku sudah cukup terluka dengan apa yang terjadi...mengapa kau tambah....kau tambah...dan kau tambah...adakah aku bagaikan tiada makna lagi di matamu tuhan...adakah aku ini terlalu hina sehinggakan aku diseksa sebegini...sehinggakan aku kau letakkan dalam keadaan yang sangat menyakitkan ini...pedih rasanya...sangat pedih...kau meletakkan aku dalam kelompok manusia yang sangat malang dan hina...

Ada hikmah di balik semua ni?? apa hikmahnya...apa...apa...yang aku tahu rasa yang sangat menyakitkan...rasa yang sangat menyeksakan...kau meletakkan aku dalam satu keadaan yang sangat pedih...tuhan...kenapa semua ni kau lakukan...kenapa kau mencaturkan aku melalui saat2 pedih ini...mengapa dan mengapa...ya Allah...aku tak tertanggung...ambil aku semula kalau itu mahumu...

Aku tak pernah letakkan kesalahan pada orang lain...pada aku...semua ni salah aku...tapi apa yang aku lakukan atas takdir yang telah tuhan letakkan pada aku...tuhan memberikan harapan...harapan itu hanya garis2 luka...yang sangat pedih dan panjang...garis2 luka...yang sangat menyeksakan hati dan perasaan...garis2 luka yang tak pernah ada kesudahannya...sampai aku mati pun tuhan tetap akan seksa aku...sebab aku cukup hina di matanya...di sisinya

Tuhan...seandainya kau maha mendengar...dengar kata-kata ku ini...aku tak mampu menanggung apa-apa lagi penderitaan darimu...jalan yang kau aturkan dalam tiap urat takdirku begitu menyeksakan aku...aku tahu semua salah aku...telah puas aku menangis...tak pernah aku putus asa...tapi kali ini kau mengajar aku erti putus asa...kau ajar aku erti putus harapan...kau mengajar aku erti kepedihan yang maha dalam...kau membunuh hati dan perasaan ini...andai kau meneruskan semua ini...maka aku haramkan setiap kasih dan sayang lain datang...aku haramkan tiap cinta yang kau kononnya kurniakan...aku harapkan wahai tuhan...aku haramkan...cukup2 la kau menyeksa hati dan perasaan ni...cukup2 la...aku hanya seorang manusia...manusia yang mempunyai sekeping hati...terlalu banyak luka yang kau berikan dalam jalan takdirku...terlalu banyak sampaikan aku tak tahu di mana lagi ruang di hati ini yang tiada luka...semuanya luka...semuanya parah...saat ini...detik ini...yang aku tahu hanya menghitung hari...saat dan ketika untuk kau meragut nyawa milikmu...aku hanya meminjam...aku hanya peminjam rohmu...ambil la sesuka hatimu...

Rasanya setiap janji yang aku ucapkan telah aku kotakan...telah aku perhitung satu persatu...telah aku tunaikan...dan berbekalkan hati yang sangat parah dengan lukamu ini...maka aku menghalalkan setiap rezeki...setiap perhatian...kasih...sayang...cinta...dan apa jua bentuk yang telah aku berikan pada semua makhluk...tiada satu dendam pun di hati...aku lepaskan semua rasa luka ini...dan aku harap tuhan masih mendengar bahawa aku menanti dia memanggil aku pulang...aku masih menanti...dan menanti...mudah mudahan tuhan mendengar...dan mudah mudahan tuhan mengasihani aku dan mengabulkan doaku ini...sesungguhnya aku tiada mampu untuk terus melangkah dengan roh pinjamannya ini...cukup pedih...cukup menyakitkan...

Tuhan...jangan beri makhlukmu harapan seandainya kau akan meragut harapan itu tanpa rasa kasihan...raanya cukup pedih...cukup menyeksakan...sangat menyakitkan...dan aku terpaksa menanggungnya walaupun aku xmampu lagi...tuhan dengarlah permintaan hamba mu ini...dengarlah...dengarlah.. =(

2 comments:

target=”_blank”! Arjunakirana ! said...

Bersabar lah... jgn lupa bagi ayam makan ye... dalam hidup ini jangan tarlalu banyak mempersoallkan ketentuannya... just redha dan ikhlas :) Good luck bro

target=”_blank”cik kaki ketawe said...

hati yg menanggung lebih sakit dari yg membaca kisahnya...
Allah itu Maha Adil...
apa yg di beri hari ni..dugaan yg Dia beri bukan saja2 MBH..
setiap detik setiap saat Dia kira..
sabarlah MBH..tiada apa yg mmpu sy katakan dan berikan kpd MBH..
melainkan menjadi pembaca setia di sini...